Hidayah menembus batas, tak pandang usia, jenis kelamin, strata sosial dan tentu genre musik, hidayah mampu menembus semua dimensi, karena hidayah dari sang kuasa. Dalam sebuah pertemuan diskusi rutin pekanan, yang kali ini membahas secuil makna tulisan salah satu ulama di Mesir, mengenai pengelompokan objek da’wah dalam menerima seruan da’wah, dan dalam diskusi tersebut dihadiri oleh salah seorang anak Punk asli Bekasi. Tak lama kalimat demi kalimat dalam buku tersebut di kaji, anak Punk ini bertanya :

Bang, kenapa ya akhir-akhir ini, setiap kali saya membaca Al-Qur’an, tiba-tiba air mata saya suka keluar gitu bang, ada aja yang saya ingat dan jadi takut campur sedih, kadang inget masa lalu saya, kadang inget ibu mertua saya yang muslim namun ga pernah sholat, kadang inget kakak saya, dan tau-tau saya nangis bang, selama baca Al-Qur’an, itu kenapa ya bang ?“.

sebuah cerita dan sekaligus pertanyaan dari seorang Punk yang mendadak membuat mata ini pun ikut meleleh, sungguh sebuah kalimat yang membuat hati tergetar dan mata membasah, sungguh sebuah nikmat yang diberikan ALLOH kepada anak Punk asal Bekasi ini, sebuah nikmat bisa meneteskan air mata ketika membaca ayat-ayat Al-Qur’an.

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَاناً وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka karenanya dan hanya kepada Rabb mereka, mereka bertawakkal.” (QS. Al-Anfal: 2)

Karena tak semua orang bisa merasakan hal ini, menangis adalah hal yang sederhana, namun menangis saat membaca Al-Qur’an adalah sebuah peristiwa yang luar biasa. Semoga Punk asal Bekasi ini masuk dalam kategori hadist di bawah ini :

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ في ظِلِّهِ يَوْمَ لا ظِلَّ إلا ظلُّهُ ….، ورَجُلٌ ذَكَرَ اللَّه خالِياً فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

Ada tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan-Nya; …. dan [7] seorang yang mengingat Allah di kala sendirian sehingga kedua matanya mengalirkan air mata (menangis).”(HR. Bukhari [629] dan Muslim [1031]).

Jangan pernah melihat seseorang hanya dari tampilan luar, jangan pernah menilai seseorang hanya dari pandangan mata, karena hati pada awalnya adalah suci dan semoga ALLOH tetap menjaganya tetap suci. (Dhy)

Anak Punk Menangis Saat Membaca Ayat Al-Qur’an

Post navigation


2 thoughts on “Anak Punk Menangis Saat Membaca Ayat Al-Qur’an

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *