Liburan sekolah udah dimulai, kalo cuaca hujan biasanya musim rambutan, nah kalo liburan sekolah artinya musim sunatan. Sunat atau khitan adalah sebuat momen sakral bagi seorang lelaki sejati, momen semumur hidup, sekali dan tak akan terulang kembali, dan kalo gagal ini bisa inget sampai punya bayi lagi.

Lagi digigit semut sekampung

Nah, ini tantangan orang tua bagaimana untuk mempersiapkan momen spesial ini, momen untuk anak lelaki tercinta calon pria tangguh di masa depan. Mulai dari gimana ngerayu biar mau di sunat dengan iming-iming “ga sakit koq, cuma kaya di gigit semut” dan ini adalah kebohongan yang turun menurun sampe 7 turunan dan 8 tanjakan. Karena sampai saat ini kayanya sih ga ada yang sunat itu ga sakit, kalo pun ada itu dipastikan hanya bahasa iklan saja. Kaya digigit semut, iya tapi semutnya sekampung. Itu baru bicara proses pemotongan, belum lagi saat bius habis, wadawah, cuma lelaki yang menerti rasa ini.

Ga sakit beneran ga sakit

Salah satu cara untuk merayu anak agar berani sunat adalah dengan cara ikut di sunatan masal, karena sunatan masal itu pasti rame-rame, jadi bisa ajak temen-temen setongkrongan untuk sunat bareng, ngantri bareng, disuntik bareng, di potong bareng, nangis bareng. Kebayang kan nanti kalo udah gede pas ngopi bareng bisa haha-hihi cerita masa-masa sunat bareng ?

Sunatan masal saat ini menjadi suatu yang hal lagi nge-trend, banyak pihak yang menawarkan event ini, mulai dari perusahaan yang memikiki dana CSR, yayasan pendidikan atau yayasan sosial, sampai partai yang biasa mengadakan layanan kesehatan pun terkadang menawarkan hal ini.

Ruang tunggu setelah eksekusi

Sunatan masal tak lagi menjadi tanda bahwa pesertanya adalah orang yang tidak mampu, tapi ini jadi event yang sangat asik. Di tempat saya bekerja, sunatan masal ini sudah menjadi agenda rutin tahunan, pesertanya adalah anak-anak karyawan dan juga tetangga sekitar rumah para karyawan.

Bagi yang berniat nyunatin anaknya di sunatan masal, beberapa bulan jelang liburan bisa ngobrol sama temen atau tetangga yang kerja di perusahaan-perusahaan yang lumayan besar, karena biasanya akan ada dana sosial yang dialokasikan untuk sunatan masal, karena biasanya ketika mulai dibuka pendaftaran, tak sampai sebulah kuota peserta akan penuh, ada witing list segala, kali aja ada anak yang berubah pikiran dan ga mau sunat.

Perangkat sunat laser

Metode sunat di sunatan masal saat ini pun sudah tergolong modern dan sudah profesional, tidak seperti jaman dulu yang namanya sunatan masal itu ngantri di pinggir jalan, ada bengkong (tukang sunat tradisional) yang siap mengeksekusi dengan sistem cut and run, potong jalan dan lanjut pasien berikutnya.

Sunat laser tetap dijahit

Saat ini metode yang digunakan saat sunatan masal pun tak lagi menggunakan sistem gunting, tapi sudah menggunakan sistem laser, salah satu alasannya adalah proses pemotongan yang cepat, serta minim pendarahan, kalo masalah tanpa jahitan atau tidak, terkadang sunat laser masih tetap dibutuhkan pada beberapa titik untuk menutup pembuluh darah, agar tidak terjadi pendarahan yang berlebih.

Steril dan aman

Perusahaan yang menyelenggarakan event sunatan masal bekerja sama dengan lembaga kesehatan atau rumah sakit, sehingga petugas yang melakukan proses sirkumsisi memang benar-benar dokter yang profesional dengan peralatan medis yang lengkap dan jaminan steril sehingga tidak usah ragu atas jaminan kemanan dan kesehatan paska sunat.

Menunggu sambil dengerin dongeng

Selain itu, acara sunatan masal juga akan udah asik-asik, mulai dari pembukaan yang kadang ada artisnya atau minimal pejabat daerah atau pejabat perusahaan. Lalu sambil menunggu antrian, panitia sudah menyiapkan beberapa pilihan hiburan, mulai dari dongeng, permainan tradisional, kuis dengan hadiah menarik dan yang lainnya, sehingga waktu menunggu tak tagi membosankan, dan yang paling penting menghilangkan rasa takut para lelaki sejati yang akan masuk ke arena sirkumsisi.

Disuapin bapak

Panitia juga menyediakan tempat istirahat bagi peserta yang sudah selesai di sunat, untuk istirahat sambil tarik nafas, ada juga yang menangis dan selebihnya menikmati hidangan cemilan cepuluh dan nasi box makan siang. Sampai di akhir posko akan diberikan bingkisan yang berisi baju koko, sarung dan sebuah amplop berisi uang sebagai hadiah untuk sang pengantin sunat.

Bapak yang paling ngerti rasa digigit semut

Sunat emang sakit, tapi sunat harus tetap dijalankan oleh lelaki sejati, dan butuh dukungan dan penyemangat dari bapak kepada anak lelakinya, karena bapaklah yang paling ngerti, sebenernya gimana sih rasa sakit kalo digigit semut. (Dhy)

Asiknya Sunatan Masal Gratis dan Banyak Hadiah

Post navigation