Geliat bisnis kopi di Bekasi terus meningkat, para pecinta kopi kini dimanjakan oleh kedai-kedai kopi yang menjamur di setiap jengkal sudut Kota Bekasi, tak hanya di pusat kota Bekasi namun juga di jalan-jalan arteri di sekitar perumahan pun kini tersebar kedai-kedai kopi yang menjanjikan sejuta cerita di setiap cangkir kopi.

Sejak tahun 80-an hingga awal tahun 2000-an kalo orang Bekasi ditanya di mana yang jual kopi dalam bentuk biji, maka jawaban dari orang Bekasi pastilah Toko Kopi Matahari di wilayah pasar proyek. Meskipun pasar proyek Bekasi pusat belanja di masa lalu kini sudah hilang,  berganti dengan Bekasi Junction, namun toko kopi Matahari masih tegak berdiri.

Para pemilik kedai kopi mulai berfikir keras, bagaimana untuk bertahan hidup, ditengah berjamurnya kedai kopi di Bekasi.

“Improve or Die” inovasi bisnis itu sederhana, jika pemain kopi di Bekasi mampu memahami kalimat “Bagaimana caranya merubah dari Orang minum kopi menjadi kopi minum orang“. maka dijamin Bisnisnya akan langgeng dan tak terkalahkan. Butuh pembahasan khusus jika ingin berdiskusi masalah hal ini.

Di tahun 2018, sejak awal tahun geliat kedai kopi mulai bergeser, mungkin lebih tepatnya naik level, dari bisnis hilir mulai merambah ke bisnis hulu, dari menjual secangkir kopi menjadi menyediakan biji kopi. Inilah salah satu bentuk Improvement yang lebih dari sekedar gimana caranya bikin kedai kopi yang laku dan ramai dikunjungi orang dan pecinta kopi.

Para seniman kopi Bekasi sudah mulai fokus, bagaimana caranya menjadi pemasok bahan dasar kopi ke kedai-kedai kopi yang menjamur di Bekasi, jika ingin memenangkan pertandingan, maka jadilah pemasok bahan baku dalam pertandingan tersebut.

Di bawah ini adalah beberapa kedai kopi yang kini sudah menjadi Roaster Kopi di Bekasi :

1. San9a Coffee

Untuk para pecinta kopi di Bekasi, hampir bisa dipastikan mengenal kedai kopi yang satu ini, dengan inovasi perubahan layout yang sangat dinamis, layout bisa berubah sebulan sekali, saya malah sempat menikmati coffee buffet di lantia 2 ketika awal tahun 2016, dengan satu harga kita akan dijamu oleh barista untuk mengenal keindahan rasa semua jenis kopi hasil karya sang seniman kopi mas Faruk Farhany.

Karakter hasil roasting San9a ini sangat cantik, dengan biji kopi yang homogen, rapih dan bentuk kopi yang sempurna, tentu ini adalah hasil sortir biji kopi berkualitas tinggi, sehingga selain rasa juga akan memanjakan mata.

Roasting medium light untuk kebutuhan penyeduhan rumahan adalah yang paling direkomendasi untuk end user yang menyeduh di rumah mengunakan peralatan sederhana dengan teknis pouring, baik menggunakan filter, drip maupun tubruk. Sedangkan untuk kebutuhan khusus para pengusaha kedai kopi, San9a menyediakan roasting spesial khusus untuk proses penyeduan dengan mesin espresso.

Rasa buah terasa sangat segar di setiap seruputan kopi hasil karya mas Faruk ini, sehingga hampir jauh dari rasa pahit, meskipun terkadang di varian single origin tertentu tetap akan hadir namun rasa pahit yang tak mengganggu kenikmatan cita rasa kopi.

Kalo beruntung, kita akan mendapatkan kejutan dari mas Faruk yang terkadang berekserimen membuat resep kopi blend dari beberapa kebun kopi yang menghasilkan rasa yang menakjubkan.

Kabarnya mas Faruk juga menerima jika para pecinta kopi memiliki stok green bean yang akan di roasting, namun saya masih kurang tahu pasti berapa bobot minimal green bean yang bisa titip roating di sini, sebaiknya kontak dulu mas Faruk untuk memastikan hal ini dan tentu kapan waktu yang pas untuk menemui beliau, karena jam terbang yang sangat sibuk.

Lokasi : Wilayah Galaxy Bekasi

2. Kopi D’Mari

Kedai kopi yang satu ini menurut saya yang paling gokil proses transformasinya, berawal dari sebuah kedai kopi sederhana yang numpang buka lapak di emperan sebuah toko listrik di dekat perumahan Jatimulya Bekasi Timur.

Bang Jo, begitulah sapaan akrab owner dan pejuang kopi yang satu ini, bernama lengkap Jonathan Yustisio yang saya kenal dari jaman jomblo hingga kini sudah punya istri, dari yang dulu hanya menyajikan kopi dengan alat sederhana rok presso dan vietnam drip hingga kini sudah menjadi pembicara di acara sharing kopi yang diadakan radio Prambors.

Setelah sukses, sekitar akhir tahun 2017, bang Jo saya ketahui sudah pindah, tak lagi di emperan toko listrik, tapi pindah ke sebuah rumah di seberang toko tersebut dan kini menjadi tempat nongkrong yang ramai di malam hari, dengan nuansa yang agak spooky dan vintage.

Kopi D’Mari dalam proses transformasinya juga mulai merubah strategi bisnisnya, dari fokus menyajikan kopi menjadi roaster kopi, dengan menggunakan mesin panmggang yang terpajang di depan kedai.

Karakter hasil roasting Kopi D’Mari memiliki ciri khas, dengan tampilan visual yang tak terlalu seragam, dan masih tersisa kulit-kulit biji kopi yang terpanggang memberikan citarasa kopi yang kuat, tebal dan tetap memiliki rasa segar buah.

Uniknya Kopi D’Mari menjual kemasan kopi ukuran 100 gram, sangat cocok bagi pencinta kopi yang suka berpetualang rasa dan cocok bagi kolektor kopi untuk melengkapi koleksinya ga perlu banyak-banyak tapi bervariasi.

Lokasi : Dekat Perumahan Jatimulya Bekasi Timur

3. Ngopiisme

Membuat kopi dengan hati, begitulah yang saya ingat beberapa tulisan dari pemilik kedai yang satu ini, Richard yang memiliki history panjang di dunia musik underground Bekasi yang kini berfokus menjadi seorang expret kopi di Bekasi.

Salah satu hasil karya Ngopiisme dengan brand Sangraisme untuk produk hasil roastingnya, adalah produk Bergendalisme, kopi yang berasal dari tanah Gayo, tepatnya di Kabupaten Bener Meriah. Dari beberapa kopi Gayo yang sudah pernah saya cicipi, kopi Bergendalisme ini memberikan cita rasa yang sangat unik dan berbeda dengan kopi Gayo yang pernah saya cicipi sebelumnya. Saya yakin, selain bahan dasar yang bagus tentu citarasa ini adalah hasil karya sang seniman kopi dalam proses pemanggangannya.

Dan secara spesifik Sangraisme memberikan harga jasa roasting per Kilogram, yaitu sebesar 25 Ribu Rupiah per Kilogram biji kopi hijau.

Lokasi : Jln. KH. Agus Salim pertigaan RS Mekar Sari

4. Kebun Kopi

Belum lama kenal dengan kedai kopi yang satu ini, melihat koleksi kopinya yang terlihat rapih, dengan roasting yang juga tak terlalu muda dan tak pula terlalu gelap. Dengan nuansa kedai modern dan juga mesin-mesin yang modern, memberikan cita rasa clean hingga ke rasa kopi yang di sediakan pun clean.

Berbeda dengan 2 kedai sebelumnya, laboratorium kopi terpisah dengan kedai kopi yang menjadi ujung tombak penjualan, sehingga ketika saya ke kedai ini tak melihat mesin pemanggang kopi.

Untuk harga pun relatif lebih murah, dengan harga 75 ribu rupiah per 200 gram kopi hasil karya Kebun Kopi. Secara histori saya tak mengenal dekat dengan pem,iliknya, hanya yang melekat adalah barista yang masih muda, casual dan ramah.

Lokasi : Dekat Hermina Grand Wisata

Semoga artikel singkat ini bisa memberikan gambaran kemana para pecinta kopi jika ingin menikmati kopi segar dari para pemanggang langsung, dan terutama jika para kolektor kopi yang memiliki koleksi green bean dan ingin di pangganm dengan sejuta cerita menghasilkan sejuta tiga rasa di setiap seruputannya. (Dhy)

Bekasi Kota Para Roaster Kopi

Post navigation


Leave a Reply