Beberapa hari yang lalu, saya membuat pesan singkat untuk share salah satu artikel di blog ini : Foto amatir menangkap momen kelahiran bayi serangga berukuran  kurang dari 1 milimeter

Awalnya saya tidak berfikir rumit masalah pemilihan kata “amatir” di pesan singkat tersebut, setelah saya broadcast ke beberapa grup whatsapp, pengunjung mulai berdatangan ke blog ini. Dan sampai di akhir hari ada salah seorang guru saya menanyakan di grup yang beranggotakan sahabat-sahabat saya yang cerdas, kreatif dan sholeh. Beliau bertanya “mas kenapa harus ada kata foto amatir di awal judul nya ?”

image
Fotografer Amatir

Jujur kanget dan saya langsung meminta maaf dan berterima kasih, meminta maaf takut menyinggung orang lain, berterima kasih untuk masukannya.

Benar saja tidak lama, ramai pesan masuk di grup tersebut, banyak yang merasa minder dan berkomentar “kalo foto seperti itu dibilang Amatir lalu bagaimana foto hasil jepretan saya ?”

Makin ramai dan seolah benar bahwa kata Amatir memiliki makna tingkat kemahiran seseorang di suatu pekerjaan/aktifitas atau bahasa kerennya skill level. Umumnya pandangan umum lawan kata amatir adalah professional menggambarkan skill level yang dianggap sempurna.

Padahal maksud saya menuliskan kata “amatir” di pikiran saya ketika itu hanya untuk menggantikan kata foto iseng, foto hasil seorang tukang foto yang hobi moto serangga dan kata “amatir” menggambarkan bahwa foto dan tukang foto nya bukan foto dan fotografer komersil.

Amatir (dari bahasa Perancis:amateur, yang berarti “kekasih”) umumnya dianggap sebagai seseorang yang melakukan pekerjaan, penelitian, atau bergiat di bidang nonprofesional atau tidak dibayar. Amatir bisa juga berarti kegiatan yang dilakukan atas dasar kesenangan dan bukan untuk memperoleh nafkah, misalnya orang yang bermain musik, melukis, menari, bermain tinju,sepak bola sebagai kesenangan.

Amatir seringkali memiliki pelatihan formal yang sedikit atau tidak ada dalam kegiatan mereka, dan banyak yang autodidak.
(Sumber :https://id.m.wikipedia.org/wiki/Amatir)

image
Foto Amatir hasil jepretan Fotografer Amatir

Tapi beda di wikipedia beda di jatinegara, menurut salah satu guru saya dibidang cetak foto alias printing, sebut saja om Ahmed, menurut beliau kalo mau cetak foto dengan harga spesial gunakan pertanyaan kode ini “bang kalo cetak foto Amatiran ukuran A3 berapa selembar ?”

Menurut om Ahmed, di pusat percetakan di area jatinegara kata “Amatir” adalah kode untuk tukang poto keliling yang minta harga spesial untuk mecetak foto mereka, beberapa percetakan besar di area Jatinegara antara lain Ido, Gajah Mada dan My Pro biasa dengan bahasa kode ini.

Om Ahmed menutup definisi kata Amatir di sini adalah sebagai pengingat bagi para fotografer untuk tidak meninggikan diri dan tetap low profile.

Sebuah kata yang multi tafsir, tidak ada salah dan benar, hanya masalah pola  komunikasi yang beragam dalam penggunaan kata yang sama. (Dhy)

Foto Amatir seorang Fotografer Amatir

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *