Rian Yuwana bapak beranak dua biasa dipanggil Galih adalah sosok lelaki yang sangat tenang bahkan bisa terkesan dingin, dan karena karakter yang khas tersebut bapak beranak dua ini sering menjadi teman curhat teman-teman dekatnya saat mereka dirundung galau.

“Saya udah kaya tempat sampah, nampung semua emosi dan cerita temen-temen, walaupun kadang saya hanya menanggapi dengan sikap cuek dan komentar secukupnya”.

Galih adalah salah satu rapper di group Barat Hijau Indonesia, yang masuk dalam komunitas Rap Bekasi tergabung dalam satu wadah Sebekasi Rap Union (SERU), komunitas ini sangat berjaya di era tahun 90’an, di saat pergerakan musik bawah tanah dari berbagai genre berkembang dengan pesat di Bekasi.

Di akhir tahun 2015 Galih memutuskan untuk membuka Kedai Kopi bersama 2 orang temannya, dan mereka berjodoh dengan seorang Investor, jadilah Kedai Kopi Baris di depan SMAN Negeri 1 Bekasi.

“Harapan kami kedai kopi ini bukan hanya sekedar bisnis saja, tapi bisa menjadi tempat menjalin silaturahim dan tempat nongkrong temen-temen dari berbagai komunitas Bekasi”.

Kedai kopi ramai di akhir pekan hingga malam hari, untuk tak menghilangkan waktu bersama keluarga Galih sering gali mengajak ke kedai dua anak nya dan juga istrinya yang tampil rapih dengan hijab, bisnis berjalan lancar dan keluarga pun harmonis.

Kedai kopi kini tumbuh subur di wilayah Bekasi, tak hanya kedai yang siap menyajikan kopi nikmat dari seluruh nusantara, namun di Bekasi pun sudah mulai tumbuh para Roaster kopi yang siap menerima biji kopi hijau untuk dipanggang sesuai dengan karakter biji kopi yang diterima. Ini adalah keunikan proses pemanggangan kopi, karena beda kematangan maka akan berbeda pula sensasi rasa dari biji kopi yang sama. (Dhy)

Galih dan Kedai Kopi

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *