Kemarin beberapa hari sebelum hari ini menghadiri undangan sesi Cupping di Kedai Kopi Baris, ada beberapa varian single origin yang baru datang, 4 varian arabica dan 1 robusta, undangan mencari misteri uniknya rasa kopi di setiap sruputan.

Tapi kali ini saya bukan menceritakan pengalaman proses cupping, justru beberapa hari paska undangan cupping tersebut.

Saat cupping salah satu nominator yang kita eksplore adalah Kopi Riung Gunung, dari Gunung Tilu – Pengalengan, yang diolah dengan proses wet hulled atau giling basah. Untuk lebih mengenal wet hulled silahkan browse di wikipedia.

image

Saat cupping nominator kopi yang satu ini tak menjadi pusat perhatian, saat cupping yang menarik perhatian adalah nominasi dari Kintamani yang diproses dengan natural wash, sensasi rasa yang didapat adalah sensasi rasa pisang, didapat dengan proses seduh kopi tubruk, tapi saya pun tidak akan membahas nominator yang satu ini.

Kopi arabica yang berasal dari perkebunan Riung Gunung ini menjadi peserta yang biasa saja, tak ada yang tercium atau terasa spesial, hanya aroma dan citarasa khas arabica Indonesia. Dan saat sesi cupping selesai, saya diberi hadiah sebungkus biji kopi Riung Gunung seberat 250 gram. Karena tak punya alat grinding akhirnya saya minta barista untuk menggilimg dengan satu grade lebih halus dari grade untuk V60.

Sebungkus kopi yang tertutup rapat dalam bungkus zipper pun saya bawa pulang, dalam perjalanan ke rumah tersimpan di bagasi helm-in di bawah jok Supra-X 125. Setiba di rumah, saya buka jok motor saya langsung menerobos keluar aroma wangi kopi ini, aroma yang luar biasa sangat wangi.

Keesokan hari saya bawa ke kantor dan saya seduh dengan metode pembuatan kopi tubruk, saat membuka zipper dari kantong kopi, aroma yang sangat nikmat langsung tercium ke seluruh ruabgab, dan setelah 4 menit saatnya mencicipi kopi ini dan ternyata jika dinikmati tanpa lawan, kopi Riung Gunung ini terasa sangat clean dan fruity, bitter yang nyaris tak terasa, dominasi segar keasaman khas Arabica, citarasa kopi dari Pengalengan yang menyegarkan ditengah panasnya cuaca di Cikampek. (Dhy)

Kopi Arabica Riung Gunung – Pengalengan

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *