Salah satu uniknya baby photography adalah mata bayi yang masih sangat sensitif terhadap cahaya, sehingga tidak disarankan menggunakan flash dalam sesi foto bayi. Cara yang disarankan adalah menggunakan cahaya alami, yaitu cahaya matahari yang dikenal dengan natural light.

image

Kali ini alat yang saya gunakan adalah kamera DSLR dan sebuah lensa 50 mm. Proses pemotretan dilakukan sekitar jam 8 pagi di ruang tamu dengan kondisi pintu terbuka lebar agar cahaya matahari melimpah. Saya memilih mode Av dengan bukaan yang cukup lebar, namun saya tidak cukup berani untuk set aperture di angka F1.4 karena bagi saya ini akan rawan miss focus, saya gunakan F2.0 ~ F2.8.

Awalnya saya ambil posisi tembak yang paling lazim, dengan arah sumber cahaya di belakang saya atau di samping saya, sehingga hasilnya sinar matahari akan jatuh tepat di wajah baby Zee atau di samping nya.

Hasilnya cahaya dengan lembut jatuh di wajah dan seluruh badan baby Zee. Ada yang mengganjal di pikiran saya dengan hasil foto ini, background nya terlihat biasa dan dengan jelas nampak bahwa lokasi pemotretan adalah di dalam rumah.

Akhirnya saya coba cara yang agak ekstrem, dengan melawan sumber cahaya, posisi baby Zee membelakangi sinar matahari, dan kamera saya melawan sumber cahaya. Biasanya hal ini dilakukan untuk membuat foto siluet atau fill in dengan cahaya flash, tapi saya tidak ingin mengorbankan mata baby Zee dengan kerasnya cahaya flash.

image

Inilah hasil eksperimen saya, dengan menaikan nilai EV (exposure value) +2 sampai +3 stop, hasilnya seperti sesi foto hikey di studio, namun kali ini dengan sinar matahari dengan natural light dengan sumber cahaya dari sang pencipta, selamat mencoba. (dhy)

Natural Lighting Photo – Baby Zee Melawan Matahari

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *