image

Dalam sebuah seminar parenting terlihat seorang ayah muda menggendong mesra bayi yang belum genap berusia dua bulan.

Di tempat berbeda nampak pula seorang ayah modis menghadiri sesi sharing program dukungan ayah kepada ibu menyusui, ia mengecup hangat pipi bayi mungil yang sedang ia gendong.

Mereka adalah dua profil ayah muda kekinian yang sangat concern terhadap perkembangan anak pertama mereka, baik perkembangan kecerdasan maupun perkembangan kesehatan.

Jauh di luar sana tepatnya di depan stasiun Bekasi terlihat sekumpulan pemuda bercelana jeans hitam skinny sobek-sobek, jaket hitam dengan aksesoris besi kecil nonjol-nonjol, kuping penuh dengan anting-anting, sepatu boots docmart yang tak mengkilap dan tak lupa rambut mohawk lusuh tak tegak berdiri, penampilan khas anak Street Punk yang sedang asik ngamen di pinggir pintu angkot Bekasi.

Baru-baru ini di awal musim hujan tahun 2015, pemandangan bernuansa kasih sayang ayah kepada anak layaknya nuansa dalam komunitas parenting, namun kali ini saya jumpai bukan dalam acara seminar bukan pula di sesi sharing, namun di acara ulang tahun seorang anak yang bernama Bintang.

Nampak seorang ayah muda sedang menggendong seorang bayi, ia berpenampilan khas layaknya anak street punk, mirip dengan penampilan anak-anak yang ngamen di depan stasiun Bekasi, celana jeans hitam ketat, baju hitam sablon abstrak dan sepatu boots docmart, ia adalah Kiki yang terlihat sedang asik menggendong anaknya yang bernama Sadat.

image

Sadat digendong Papa Punk bukan oleh Mama Punk, Mama Punk yang kini berhijab nampak mengecup mesra Baby Punk yang digendong Papa Punk.

Acara ulang tahun sang Bintang berlangsung di dalam rumah, ternyata Bintang pun seorang Baby Punk yang kini telah berusia genap satu tahun, anak dari seorang Papa Punk dan Mama Punk.

image

Ketika momen pemotongan kue ulang tahun, Bintang nampak dalam dekapan Papa Punk, nampak kemesraan antara Baby Punk dan Papa Punk.

image

Acara ini dipersiapkan dengan matang oleh Andri dan istrinya yang juga berhijab sewarna dengan hijab yang digunakan mama Sadat, mulai dari persiapan kue ulang tahun, katering, dekorasi hingga undangan ke tetangga sekitar juga kerabat Punk lainnya, semua ini dilakukan karena mereka ingin memberikan kebahagiaan pada hari yang sangat istimewa bagi Bintang.

Andri papa Bintang dan Kiki papa Sadat adalah dua profil Street Punk yang memutuskan berhenti mengamen dan kemudian memutuskan buka usaha sendiri untuk menghidupi keluarganya. Andri menjual kaos sablon dan beberapa merchandise hasil karya sendiri yang diberi brand Bintang Sablon. Sementara Kiki adalah seorang reseller Buff serbaguna yang biasa digunakan oleh pengendara sepeda motor.

“Waktu Bintang baru lahir ASI ibunya kurang, jadi harus dibantu susu formula, lumayan harganya, tapi Alhamdulillah ada aja sih rezeki mah, yaa namanya juga buat anak, saya mah yakin aja sama ALLOH, Alhamdulillah rejeki mah ada aja cukup juga buat beli susu untuk Bintang sebulan” Andri mengingat kembali masa-masa saat Bintang masih berusia satu bulan.

Senada dengan itu Kiki menyampaikan “Saya ngerasa seneng banget punya anak, saya jadi semangat buat kerja, buat cari uang, buat istri dan Sadat, saya jadi lebih merasa bertanggung jawab”.

Kisah perjuangan kedua papa Punk menjemput rizki ini selaras dengan sebuah filosofi yang pernah disampaikan oleh Andri “Punk adalah kemandirian”. (Dhy)

Papa Punk Love Baby Punk

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *