Kehadiran Dr Zakir Naik sudah mulia terdengar dari awal bulan Maret 2017, berita berawal saat pertama kali diunggahnya foto Dr. Zakir Naik yang sedang survey Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, foto yang diunggah oleh akun twitter VOA dan Dispora Kota Bekasi, sebuah tempat yang tak diduga-duga, Bekasi.

Uniknya pendaftaran dilakukan lewat web resmi, butuh perjuangan yang ekstra sabar untuk bisa mendaftar di web tersebut karena quota per hari pendaftar dibatasi.

Registrasi Zakir Naik Visit 2017 pada Jam Tertentu

Duh gara-gara asik bungkusin tahu jadi kelewat daftarnya, padahal udah pasang alarm jam 3, ternyata waktu daftarnya cuma 57 menit” komentar bang Kiki anak Punk yang kini mandiri secara ekonomi,  karena ia sekarang adalah seorang pengusaha, distributor berbagai jenis tahu di daerah Cibitung Bekasi.

Akhirnya bang Kiki berhasil daftar dibantu teman ngajinya dengan memberikan data nomor KTP, nama lengkap, alamat tempat tinggal, nomor handphone dan alamat email. bang Kiki Juki seneng banget, seolah dia bakal nonton konser grup band Punk asal Amerika yang menjadi idamannya.

Bukti Registrasi Zakir Naik Visit 2017

Itu adalah gambaran perjuangan para peserta yang antusias ingin hadir ke acara Dr. Zakir Naik Visit 2017, seorang ulama asal India yang kabarnya telah men-Syahadat-kan banyak orang non muslim setelah diskusi dengannya.

Saya termasuk orang yang tidak daftar melalui web resmi, karena mendapat kabar bahwa di acara tersebut tidak diperbolehkan membawa alat rekam video dan termasuk kamera DSLR, lemes lah saya, bisa mati gaya hadi di acara besar tanpa melakukan liputan foto. Akhirnya berusaha kontak beberapa teman yang katanya punya teman yang menjadi panitia, namun hingga H-3 kabar tak kunjung datang, hampir bisa dipastikan batal dapet ID Card sebagai panitia.

Diskusi dengan teman fotografer dan videografer lainnya, kabarnya ia pernah mencoba kontak panitia penyelenggara dan mencoba untuk mendaftar menjadi relawan, dengan harapan akan mendapatkan kesempatan sebagai relawan Fotografer.

Fotografer : “Hallo mba saya mau daftar jadi relawan

Panitia : “Oh mau jadi relawan ya, ini ada yang kurang mas, relawan jadi tukang parkir

Fotografer : “Wadduh tukang parkir ya mba?

Panitia : “Oh.. ga mau jadi tukang parkir ya, bisa sih jadi relawan yang ngumpulin sampah, mau..?

Fotografer : “Ga jadi deh mba, terima kasih ya..

Lah tukang parkir mah kerjanya di luar, tukang sampah kerjanya setelah acara selesai, trus gw moto Zakir Naik nya kapan” lanjut cerita sang fotografer.

Tak cukup sampai di situ, saya pun nyoba sok akrab dengan mba Syifa Faradila, waktu liat mba Syifa selfie dipanggung utama yang lagi siap-siap buat acara Zakir Naik, ditunggu jawabannya dijawab kagak, eh yang jawab malah temen yang malah ngeledekin “Modus…” amsyong dah, pupus harapan bisa moto di acara Zakir Naik Visit 2017 di deket rumah saya di Bekasi.

Meskipun sudah pupus harapan, beberapa obrolan yang bikin saya masih meungkin terbuka sedikit celah harapan adalah waktu bang Kiki Juki bilang “Biasanya sih bang, kalo konser-konser gitu, bakal ada jebolan, tungguin aja jebolannya“.(Dhy)

 

 

 

Perjuangan Daftar Zakir Naik Visit 2017

Post navigation


2 thoughts on “Perjuangan Daftar Zakir Naik Visit 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *