“Ustadz, tadi kan dijelaskan, bahwa mengirim bantuan ke Palestine dari Indonesia itu sulit, melalui penjagaan yang ketat, pertanyaan saya kenapa Indonesia yang harus susah payah membantu Palestina, kenapa bukan negara-negara Islam yang ada di Timur Tengah, karena secara geografis lebih dekat, mereka lebih kaya dan mereka lebih paham tentang Islam dari kita”.

Sebuah pertanyaan yang terlontar dari Mas Heru ketika acara pengajian bulanan yang diadakan oleh Komunitas Punk SWISS (Sekitar Wisma Asri) pada hari sabtu tanggal 30 Juli 2016 bertempat di workshop Bintang Sablon di Perumahan Wisma Asri 2. Acara dihadiri oleh sekitar 10 orang berlangsung mulai pukul 10 malam dan berakhir pukul 00.30 dini hari. Sebuah acara yang menjadi lanjutan acara Food Not Bombs yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan lalu. Kajian bulanan perdana ini menghadirkan Ust. Nurhakim Zaki Lc. sebagai Ketua KNRP (Komite Nasional untuk Rakyat Palestina) Bekasi, topik yang menjadi bahasan adalah sejarah dan perjuangan ummat Islam di Palestina.

PUNK SWISS
PUNK SWISS

Sesaat Ust. Zaki menarik nafas, kemudian memberikan penjelasan kepada seluruh peserta yang hadir menjawab pertanyaan mas Heru :

Dalam sebuah pertemuan Insternasional lembaga-lembaga donasi untuk Palestina dari seluruh dunia, kami KNRP mendapat informasi bahwa Indonesia merupakan salah satu Negara yang secara konsisten dan kontinyu memberikan bantuan kepada Palestina, meskipun secara angka tidak sebesar negara-negara Arab yang lebih kaya dari Indonesia. Dan dari analisa kami beberapa tahun ini, bahwa sesungguhnya masih banyak potensi donasi untuk Palestina yang belum tergalang, dan permasalahan nya adalah minimnya pemahaman masyarakat Indonesia mengenai duduk perkara dan sejarah mengenai konfilk di Palestina, seshingga ini yang menjadi tugas kami untuk memberikan penjelasan yang gamblang sehingga potensi donasi untuk Palestina mampu lebih banyak lagi.

Meskipun saat ini donasi dari Indonesia tidak sebesar negara-negara Arab, namun Indonesia menjadi harapan terbesar untuk dapat membantu Palestina, karena selain konsistensi Indonesia mengirimkan bantuan untuk Palestina satu hal kondisi terkini adalah adanya penurunan harga jual minyak di dunia, yang saat ini anjlok hingga di bawah USD 50 per Barel, sehingga jika kondisi seperti ini berlangsung lama, maka negara-negara Arab yang mengandalkan minyak sebagai pemasukan utama bukan tidak mungkin akan membuat negara-negara penghasil minyak tersebut mengalami masalah ekonomi. Di sinilah harapan kepada Indonesia muncul, karena Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, dengan banyaknya potensi zakat dan infaq yang belum tergali, ditambah lagi Indonesia memiliki banyak sumber daya alam yang menjadi pemasukan dan penggerak ekonomi, tidak hanya mengandalkan minyak saja.

Setelah menjawab beberapa pertanyaan Ust. Zaki pun menutup pengajian malam ini pada pukul 00.15 dan setelah pengajian ditutup dilanjutkan dengan diskusi ringan dengan Andri pemilik workshop Bintang Sablon, untuk dapat menjalin kerjasama antara KNRP dan komunitas Punk SWISS dalam program donasi untuk Palestina melalui penjualan kaos bertema perjuangan rakyat Palestina.

Menurut Ust. Zaki donasi melalui penjualan kaos bertemua Palestina adalah salah satu bentuk penggalangan dana yang sangat kreatif, dan masih banyak cara yang lebih produktif untuk mengajak orang lain peduli Palestina dan mau membantu perjuangan rakyat Palestina, sehingga penggalangan donasi tidak harus dengan meminta dalam bentuk seperti mengedarkan kotak saja dalam mengumpulkan dana.

Ust. Zaki juga menggambarkan bentuk donasi di negara lain, antara lain ada pengusaha perkebunan yang memiliki 10 hektar tanah, dan 1 hektar ia berikan untuk Palestine, bukan dengan menjual tanah lahan perkebunan namun lahan tersebut digarap dan hasil dari lahan yang 1 hektar diberikan sepenuhnya untuk membantu Palestina. Bahkan di Bandung ada sebuah warung kopi yang setengah hasilnya disumbangkan ke Palestina dan setengahnya lagi di kumpulkan untuk membuat warung serupa.

Penyerahan donasi Palestina dari PUNK SWISS kepada KNRP
Penyerahan donasi Palestina dari PUNK SWISS kepada KNRP

Sesaat sebelum bubar seluruh peserta foto bersama sambil secara simbolis menyerahkan donasi dari PUNK SWISS untuk Palestina melalui KNRP Kota Bekasi. (Dhy)

PUNK SWISS : Kenapa Indonesia Harus Bantu Palestina ?

Post navigation


2 thoughts on “PUNK SWISS : Kenapa Indonesia Harus Bantu Palestina ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *