IMG_4504_3

Pagi ini akhirnya nge-loose koleksi kopi oleh-oleh uda haji Ronny dari Tanah Minang, setelah stock Kopi Arabica Banceuy sudah habis diseduh.

Kopi ini diroasting pada level Dark, di awal prediksi saya kopi ini akan sangat terasa Bitter-nya alias pahit, namun setelah di srufut ternyata rasa pahitnya tidak terlalu kuat ditambah aroma coklat terasa makin nikmat. Aroma asap kayu bakar yang menjadi ciri khas roasting tradisional meresap ke dalam butir-butir bubuk kopi ini, menambah sensasi dalam setiap sruputan.

Kopi diseduh dengan cara tubruk, tanpa gula dan tanpa diaduk, keunikan kopi ini dibanding kopi yang saya nikmati sebelumnya, saat diseduh dengan metode tubruk, tidak didapati adanya ampas kopi yang mengapung, bagian atas secangkir kopi ini langsung terlihat clean tanpa dibersihkan dengan sendok.

Hanya satu kekurangan dipagi ini, kopi Bukit Tinggi ini dinikmati tanpa kehadiran si cantik Paragede. (dhy)

Secangkir Kopi Bukit Tinggi

Post navigation


3 thoughts on “Secangkir Kopi Bukit Tinggi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *