Sejak Kakak Zee lahir, dan alhamdulillah dikunjungi oleh teman-teman dari komunitas Toekang Poto Indonesia, yang salah satu nya adalah teh Nissha a.k.a Mplo dari Bandung, salah satu member Toekang Poto Indonesia dengan keahlian khusus di bidang Baby Photography, sebuah keahlian yang masih terbilang langka di Indonesia.

Akhirnya jadilah silaturahim sambil jadi sesi hunting foto bertema Baby Photography, dengan kakak Zee sebagai model yang saat itu berusia 37 hari. Persiapannya cukup menarik, yang pasti adalah mengatur schedule yang bisa dihadiri oleh teman-teman Toekang Poto, dan alhamdulillah pasangan pengantin baru dari Jawa Tengah pun ikut hadir, mas Wahyudi dan mba Wahtini. Selain itu, demi sesi foto yang sukses saya langsung belanja karpet bulu sesuai arahan teh Mplo, karpet bulu berwarna putih yang saya beli langsung ke Bandung.

Sesi Foto Kakak Zee
Sesi Foto Kakak Zee

Lokasi yang digunakan adalah garasi di rumah saya, beralaskan beberapa karpet, bantal dan ditutup karpet bulu, dengan hiasan kue-kue dan kopi di sekelilingnya yang menemani selama sesi foto berlangsung, dan tentunya sajian kopi nusantara lengkap dengan French Press sebagai background.

Yang harus menjadi perhatian dalam sesi foto bayi adalah kenyamanan bayi sebagai foto model nya, karena jika bayi merasa tak nyaman, maka yang ada bayi akan menangis dan tentu kita tidak akan mendapatkan ekspresi yang diharapkan. Selain itu, kemanan juga harus diperhatikan, terutama larangan menggunakan Flash atau Blitz atau sumber cahaya lain yang sangat tajam yang dikhawatirkan akan merusak mata bayi dan juga membuat bayi merasa kepanasan karena energi tinggi dari lampu yang ada.

Pada sesi foto saat ini dilakukan menggunakan natural light yang berasal dari cahaya matahari, itulah mengapa garasi dipilih sebagai lokasi foto, karena di garasi sinar matahari bebas masuk ke area sesi foto. Namun tentu harus juga memperhatikan waktu pemotretan, disarankan dilakukan pada saat sinar matahari tidak terlalu keras, waktu alternatif yang disarankan adalah ketika pagi atau sore hari. Karena pemotretan ini dilakukan di luar ruangan, jika dilakukan di tempat yang berhawa sejuk, disarankan menyiapkan heater untuk menjaga bayi tetap nyaman, terlebih jika bayi di foto dengan baju yang minim. Sebelum memulai sesi foto, disarankan bayi sudah diberikan asupan ASI yang cukup, sehingga bayo akan dalam keadaan tenang selama sesi foto, jangan paksakan untuk melanjutkan sesi foto jika bayi sudah mulai terlihat tidak nayaman.

Persiapan Sesi Foto - Shareen
Persiapan Sesi Foto – Shareen

Itu adalah sejuta ilmu yang saya dapatkan dari teh Mplo saat kakak Zee lahir, dan saat Shareen lahir, saya mencoba memberanikan diri untuk melakukan sesi foto sendiri, dengan bantuan Ummi tentunya. Masih menggunakan karpet bulu yang sama, masih di garasi yang sama, dan selama persiapan Mas Keis dan Kakak Zee masih asik bermain berlari dan tidur-tiduran di sekitar lokasi pomotretan. Untuk baju dan asesoris lain yang akan digunakan oleh Shareen saya serahkan ke Ummi, saya tinggal ekseskusi.

BTS - Posisi Ummi dan Shareen
BTS – Posisi Ummi dan Shareen

Hal baru yang saya coba yang saat teh Mplo memberikan ilmu belum dipraktekan, saya tidak menggunakan karpet bulu, tapi saya coba menggunakan selimut bulu yang saat ini sedang nge-trend, hampir dipastikan semua bayi punya selimut ini, kalo ga salah merknya Cart*r, bahannya lembut dan nyaman, ukurannya pun tak besar, sehingga menjadi alternatif yang mudah untuk dicoba. Untuk mendapatkan posisi yang nyaman, Shareen digendong ummi, dengan wajah yang ditutupi dengan selimut lembut tersebut, dengan wajah Shareen menghadap sumber cahaya matahari sementara Ummi sebaliknya.

Bocor pada Background
Bocor pada Background

Posisi tembak dan keputusan komposisi yang tepat sangat mempengaruhi hasil akhir, jikapun background sedikit bocor, harus direncanakan agar saat post processing nantinya mudah dan tidak mengalami kesulitan jika harus melakukan Clone Stamp untuk menghilangkan sisi bocor pada background.

Hasil Crop dan Stamp Clone
Hasil Crop dan Stamp Clone

Jika memang tak mau repot saat post processing, pilihlah jarak posisi tembak yang tepat tentu dengan polihan komposisi yang juga sesuai keinginan, sehingga seluruh frame sudah akan seperti yang diinginkan tanpa banyak editing pada post processing. Untuk amannya disarankan selama proses pemotretan menggunakan format RAW, sehingga jika ada kesalahan masih bisa di akalin pada proses berikutnya, termasuk jika mau bermain di tonal warna.

Kaki Shareen
Kaki Shareen

Ilmu yang sangat luar biasa dari teh Mplo, selain teknik Baby Photography, saya teringat betul jawaban beliau ketika saya tanya “Teh.. Ga takut nambah saingan di dunia baby photo dengan sharing ilmu kaya gini..?” dan teh Mplo menjawab “Ga lah mas… Saya mah yakin rezeki ga akan tertukar”. (Dhy)

 

 

Studio Mini di Garasi – Baby Photography

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *