Awalnya saya berfikir yang namanya back sound sesuai namanya hanya musik pengiring saja, tidak perlu perhatian khusus, namun dari hasil diskusi dengan teman-teman yang lebih dulu terjun ke videografi dan teman-teman yang suka musik, ternyata justru back sound ini menjadi kunci sebuah video bisa memberikan rasa yang beda, juga bisa membantu membuat penekanan pada bagian yang ingin menjadi POI (meminjam istilah dalam fotografi).

Awal belajar videografi saya kira hanya perlu fokus pada cara bagaimana mendapatkan rekaman video atau footage dengan kualitas yang baik, tapi ternyata setelah sekitar 3 bulan belajar videografi termasuk editing, banyak hal detail yang harus dipelajari untuk menghasilkan video klip dengan rasa yang berbeda.

Awal belajar editing video saya masukan terlebih dahulu footage yang saya punya, lalu atur transisi baru setelah itu saya masukan musik back sound, hasilnya jadi ga nyambung dan ga greget.

Dari hasil ngobrol-ngobrol dengan teman-teman yang lebih dulu menggeluti dunia videografi dan teman-teman yang lebih paham musik saya mulai merubah pola kerja, dengan terlebih dahulu mencari musik yang pas, kemudian mempelajari karakter musiknya, termasuk beat/ketukan di dalam lagu yang dipilih, barulah saya masukan footage sesuai beat musik yang ada.

Uniknya, di satu project editing video saya mencoba masukan salah satu lagu milik Liquid Tension yang personilnya di dominasi oleh personil Dream Theater, setelah saya masukan ke Audio Track di Sony Vegas, saya cuma bengong, lah ini grafik audio-nya koq ga ada peak nya, tidak seperti musik lain yang saya gunakan sebelumnya, tapi kalo di denger kedengeran ada ketukan.

Butuh sekitar setengah jam untuk mendengar berulang-ulang dan mempelajari pola ketukan lagu ini, alhamdulillah bisa ketemu polanya, menakjubkan nya lagi, ternyata di lagu Acid Rain ini sekitar per 6 detik akan ada suara instrumen baru, diawali dengan grafik yang turun sesaat (panah biru) dan baru kemudian grafik akan naik kembali, mantap, saya gunakan hal ini sebagai momen pergantian atau transisi antar Footage.

Grafik Audio Acid Rain

Dengan mencocokan footage dan musik, saya merasakan tidak perlu efek macem-macem saat editing video, sudah cukup memberikan rasa lain pada video klip pendek. (Dhy)

Tips Editing Video : Antara Footage dan Back Sound

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *