Bahaya… Bahaya… Bahaya kelamaan ada di pasar tanah abang, lembar demi lembar uang berpindah tangan, tak terasa berat, tak terasa kehilangan. Semua barang yang dicari ditawarkan dengan harga tak lebih 50 ribu rupiah, dan lembar demi lembar uang 50 ribu rupiah berpindah tangan tanpa terasa.

image

Orang Bekasi pagi-pagi udah berangkat ke pasar tanah abang, tiba di lokasi sekitar jam 8 pagi, hampir sebagian besar kios masih tutup hanya beberapa saja yang sudah nampak menggelar dagangan nya. Bahkan tukang parkir pun hanya terlihat seorang saja, itu pun belum mulai lambai tangan kiri dan lambai tangan kanan, hanya duduk saja sambil menikmati hisap demi hisap sebatang rokok di jarinya.

image

Target operasi pertama adalah kurma, kismis dan kacang Arab, pas banget penyusunan itin kali ini, pas belum sarapan, pas nyobain berbagai Kurma, Halal.. Halal.. Cobain aja mas kata abang penjual kurma. Dan pilihan jatuh pada kurma jenis Sukary dilepas dengan harga 60 ribu Rupiah per Kilo, 10 ribu di atas nilai 50 ribu rupiah.

image

Beda orang Bekasi beda orang Tenabang, orang Bekasi mencari sarapan kurma gratis, kalo pedagang sajadah Tenabang pilih full set menu nasi bungkus, seorang pedagang terlihat asik menyantap sarapan di tengah barang dagangannya.

image

Alhamdulillah petualangan tawar menawar di pasar Tenabang Blok A ini berlangsung damai, bisa tawar, tidak jadi beli pun penjual tetap tersenyum pada calon pembeli nya kondisi kios lantai per lantai pun bersih dan nyaman, hanya tempat parkir mobil saja yang sedikit kotor dan aroma nya kurang sedap. (Dhy)

Uang berpindah tangan di Tanah Abang

Post navigation


2 thoughts on “Uang berpindah tangan di Tanah Abang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *