Kang Dudi begitu ia akrab dipanggil oleh teman-temen fotografer dan teman-teman pecinta kopi, juga panggilan di komunitas blogger juga vlogger.

Pria bernama lengkap Dudi Iskandar ini memiliki skill tingkat dewa di setiap hobi yang disukai dan didalaminya, multi talent mungkin dua kata yang bisa disematkan ke nama tengah kang Dudi.

Industri kopi memang lagi greget di 2 tahun terakhir, namun uniknya kang Dudi ini tak mau memposisikan diri sebagai penikmat dan customer kedai kopi, setelah ia berpetualang mencari pengalaman sejuta rasa dan cerita dari kopi dari pelosok negeri, dan puncaknya di akhir tahun 2018 kang Dudi lagi-lagi menunjukan keseriusannya untuk mendalami kopi, belajar menjadi seorang roaster inilah level tantangan terberat bagi pecinta kopi.

First crack, second crack, warna hijau, kuning, kuning kecoklatan, coklat jangan sampai hitam, paduan rasa antara seluruh panca indera yang harus di asah ketika menggoreng biji kopi pilihan.

Kata yang ngajairin ane, meskipun sekarang udah ada mesin roasting yang super canggih, udah pake setting komputer, tapi untuk belajar nge-goreng kopi, melatih sense, disarankan tetap belajar nge-goreng manual, saya nge-goreng pake kocokan telor, terus aja mengasah panca indera sepanjang menggoreng kopi ini, harus fokus, konsentrasi, menerima semua informasi dari biji koi saat di goreng“.

Seneng banget waktu kang Dudi nge-japri, nawarin sample biji kopi hasil risetnya, menunggu sekitar sepekan dari chat via WA, karena proses menggoreng baru akan dimulai sepekan, termasuk proses resting, wow bener-bener sejuta cerita yang akan tersaji di secangkir kopi.

Setelah sepekan lebih sekian hari menunggu, akhirnya datanglah sample kopi hasil riset kang Dudi, tertulis di bagian luar “Ciwidey”. Setelah menunggu waktu yang pas dan rileks untuk mencoba kopi spesial ini, akhirnya di akhir pekan mulailah membuka segel packing kopi yang di kirim kang Dudi.

Biji kopi Ciwidey hasil riset kang Dudi

Sepintas, kopi ini terlihat sangat homogen baik secara bentuk dan ukuran, nyaris sempurna, hanya terlihat beberapa butir yang terlihat pecah dan beberapa butih yang lebih gelap dari mayoritas biji kopi yang berwarna coklat cenderung muda Medium to light sepertinya itu kriteria yang mendekati dari hasil roasting kang Dudi, dan memang seperti interaksi selama ini, kang Dudi berusaha untuk mempertahankan cita rasa fruity dari kopi ini, jadi ngopi ga cuma berasa pahit aja.

Mulai dengan mengambil sebiji kopi, lalu mengunyahnya untuk merasakan kopi kaya nyemilin kacang, tak ada rasa pahit, terasa seperti kacang dengan sedikit saya asam. Namun tidak seperti biji kopi yang pernah saya cicipi sebelumnya, biji kopi ini terasa agak liat dan sulit untuk dikunyah “Mungkin karena kadar airnya tinggi, dan bisa jadi juga karena kemarin restingnya terlalu lama ga langsung masuk botol” ini penjelasan dari kang Dudi sang seniman kopi.

Hasil giling manual

Saat digiling secara manual mulai tercium harum yang segar, dengan warna coklat cerah khas roasting dengan citarasa buah, ditambah ini adalah varian Arabica asal Jawa Barat yang terkenal menyegarkan.

Dengan melihat secara visual dan mencum aroma yang keluar, tebakan awal saya sepertinya karakter kopi ini akan sangat ringan dan menyegarkan. Kemudian saya seduh dengan metode tubruk menggunakan air kangen dengan PH di atas 9, air mendidih saya diamkan sekitar 3 menit untuk sedikit menurunkan temperaturnya. dan kemudian menuang dengan alur memutar secara manual.

Sejuta cerita dalam secangkir kopi

Buih terlihat di awal dengan ampas mengapung di permukaan, tutup, diamkan selama kurang lebih 4 menit untuk memberikan kesempatan ekstraksi secara alami tanpa diaduk. Setelah 4 menit, ampas dipermukaan mulai dibersihkan, dengan temperatur yang masuk cukup panas, slurrrrp…. mencicipi untuk pertama kali sedikit dan sruputan yang agak cepat untuk mengurangi rasa panas di lidah.

Alhasil, dugaan awal yang menyangka kopi ini sangat ringan agak meleset, ternyata bodynya terasa agak tebal, dengan citarasa buah cherry yang menyegarkan, nyaris tak ada rasa pahit saat mengecap kopi ini, after taste yang cenderung bersih membuat inin cepat kembali nyeruput kopi ini.  Sebuah riset yang menghasilkan sejuta cerita dalam secangkir kopi. (Dhy)

 

 

Menyicip Kopi Riset Kang Dudi

Post navigation


Leave a Reply